Kata Warga Soal Rencana Peninggian Trotoar di Kota Bandung hingga 50 Sentimeter

 

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan berencana akan ditinggikan trotoar di Kota Bandung hingga 50 sentimeter. Wacana ini dilakukan untuk meminimalisir parkir liar yang kerap memanfaatkan trotoar.

Sebagaimana diketahui, sejumlah trotoar di Kota Bandung kerap digunakan sebagai lokasi parkir. Tak jarang juga dijumpai trotoar yang menjadi tempat berjualan para pedagang kaki lima.

Padahal fasilitas umum ini dibangun dengan tujuan agar para pejalan kaki aman. Keberadaan parkir liar dan PKL membuat pejalan kaki kehilangan haknya untuk mendapatkan akses yang aman.

Salah seorang warga, Heni (28) mengaku bahwa trotoar di Kota Bandung banyak yang berubah fungsi menjadi tempat parkir atau dimanfaatkan oleh PKL. Kondisi tersebut membuatnya merasa tidak nyaman berjalan di trotoar.

“Kaya di sekitaran sini [kawasan Asia Afrika-Braga-Naripan] ada gerobak yang yang dagang di trotoar, banyak lagi. Jelas-jelas itu buat pejalan kaki,” ucapnya di Jalan Naripan, Minggu, 26 April 2026.

Tak jarang situasi seperti itu memaksa pejalan kaki harus berjalan di sisi jalan. Hal ini menurutnya meningkatkan risiko kecelakaan bagi pejalan kaki.

“Iya kadang harus ke pinggir jalan dulu, kan bahaya, bisa-bisa keserempet sama motor atau mobil,” ujarnya.

Dia mengaku baru tahu ada wacana peninggian trotoar hingga 50 sentimeter dengan tujuan mencegah parkir liar. Heni menyambut gembira bila itu terwujud. Ia berharap pemerintah serius dalam menangani persoalan parkir liar di Kota Bandung.

“Baru tahu ada rencana itu. Tapi kalau tujuannya buat atasi parkir liar mah setuju-setuju aja,” ujarnya.

Warga lainnya, Septian (34) juga merasakan hal yang serupa. Ia dan keluarga tengah berlibur di Alun-alun Kota Bandung merasa terganggu dengan adanya kendaraan atau gerobak PKL di trotoar.

“Keganggu mah iya jelas. Takutnya ini anak saya keserempet motor mobil pas lagi jalan di pinggir jalan,” ujarnya.

Menurutnya, rencana pemerintah untuk meninggikan trotoar demi cegah parkir liar dan PKL sudah tepat. Namun ia meminta pemerintah untuk mengedepankan fungsi dan keamanan ketimbang estetika.

“Bagus sih kalau jadi tinggi, jadi susah buat parkir. Tapi ya jangan cuman soal penampilan, kualitas dan keamanan pejalan kaki juga harus diperhatikan,” sebutnya.

SUMBER:https://www.ayobandung.com/bandung-raya/7917047455/kata-warga-soal-rencana-peninggian-trotoar-di-kota-bandung-hingga-50-sentimeter

 

Berita Terkini

Berita Terkait