Bandung Barat Jadi Tuan Rumah Harsiarda Jabar 2026, Bupati Jeje Sebut KPI Jadi Filter Berita Hoaks

Kabupaten Bandung Barat (KBB) menjadi tuan rumah Puncak Peringatan Hari Penyiaran Daerah (HARSIARDA) Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2026. Pelaksanaan Harsiarda yang diselenggarakan Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Jabar tersebut, melibatkan sekitar 1.500 peserta dari berbagai unsur masyarakat serta perwakilan Perangkat Daerah Pemkab Bandung Barat di Plasa Mekar Sari, Komplek Perkantoran KBB-Ngamprah, Sabtu (10/10/2026). Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail bersyukur KBB dijadikan tuan rumah penyelenggaraan Harisiarda Tingkat Jabar tersebut. Ia menyatakan peran KPI cukup strategis di era konvergensi media dan digitalisasi dengan arus informasi mengalir begitu cepat melalui media sosial dan tidak jarang membawa hoaks. “Saat ini di medsos banyak sekali berita-berita yang informasimya, masih simpan siur. Tentunya kita butuh badan (KPI) yang bisa ikut memfilter berita yang disiarkan,” ujarnya. Lembaga penyiaran lokal harus mampu menjadi clearing house atau penjernih informasi, ketika hoaks dan informasi yang belum terverifikasi mudah tersebar. Masyarakat sambungnya, membutuhkan penyiaran yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab. “Saya mengajak seluruh insan penyiaran untuk terus menjaga kepercayaan publik, mematuhi kode etik dan aturan penyiaran, serta beradaptasi dengan teknologi digital,” ujarnya. Jeje juga menyatakan, jika Pemkab Bandung Barat tidak bisa berjalan sendiri dalam membangun daerah. Lembaga penyiaran merupakan mitra strategis pemerintah dalam menyampaikan program pembangunan, potensi wisata, UMKM, hingga layanan publik ke seluruh pelosok masyarakat. “Jangan tabu terhadap teknologi. Manfaatkan platform digital dan streaming agar jangkauan siaran semakin luas, tanpa kehilangan jati diri dan kearifan lokal daerah kita,” tandasnya. Bupati juga berterima kasih kepada KPID Jawa Barat yang konsisten melakukan pengawasan dan pembinaan agar isi siaran tetap sehat, ramah anak, dan berkualitas. Ia berharap sinergi tersebut membawa manfaat bagi masyarakat serta mendukung terwujudnya Jawa Barat Istimewa dan Bandung Barat yang Amanah. Sementara itu, Ketua KPID Jawa Barat Dr. Adiyana Slamet menyampaikan terima kasih kepada Bupati Bandung Barat beserta jajaran yang telah menjadi tuan rumah. Ia menyebut peringatan Hari Penyiaran Daerah ini sebagai satu-satunya di Indonesia, sekaligus menjadi ajang konsolidasi seluruh komponen penyiaran. “Kami ingin memantapkan kembali bahwa televisi dan radio, walaupun di tengah gempuran teknologi, selalu dibutuhkan oleh masyarakat Jawa Barat, khususnya masyarakat Kabupaten Bandung Barat. Banyak isu yang beredar tidak berdasarkan fakta dan realitas, maka hari ini kami melakukan konsolidasi dengan seluruh komponen, termasuk lembaga penyiaran,” ujarnya. Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan MoU antara KPID Jawa Barat dan Kwarda Gerakan Pramuka Jawa Barat, serta penyerahan piagam penghargaan. Acara kemudian dimeriahkan pengumuman juara Piala Ketua KPID Jawa Barat, Challenge Jaraswara, penampilan Line Dance Radio Maestro, kampanye mendengarkan radio dan menonton TV, pengumuman pemenang lomba mewarnai, pembagian doorprize bagi masyarakat dan stan UMKM lokal serta Gerakan Pangan Murah (Gapura Amanah) dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian KBB.*** Sumber: https://www.dara.co.id/artikel.php?slug=bandung-barat-jadi-tuan-rumah-harsiarda-jabar-2026-bupati-jeje-sebut-kpi-jadi-filter-berita-hoaks

Berita Terkini

Berita Terkait